Pesan Gembala 2019

Shalom…

Jemaat Family Blessing yang dikasihi Tuhan dan yang saya kasihi, dalam alkitab ada peringatan yang tegas terhadap kita semua orang yang percaya kepada Tuhan yaitu tidak mengukur kebahagiaan atau kesuksesan dari kekayaan yang dimiliki. 1Timotius 6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.

Banyak orang tanpa sadar terkena Jebakan Kekayaan ini. Mulai dari penetapan cita-cita yang selalu bersifat materi,penentuan tujuan hidup yang selalu bersifat materi, kebanggaan / kepercayaan diri jika memiliki jumlah kekayaan tertentu, hingga pemaknaan kesuksesan yang selalu di ukur dari banyaknya materi.

Sebagai orang percaya kita seringkali sulit menghindar dari godaan yang satu ini dan tanpa sadar kita sudah terjerumus dalam Jebakan Kekayaan ini dengan lebih mengutamakan Kesuksesan dalam perolehan harta lebih daripada Pertumbuhan dan Pengenalan kita akan TUHAN dan Kebenaran-NYA.

Mengapa?

Sebab secara manusiawi kita lebih suka berjalan dan mendapatkan dalam kepastian akan hal-hal jasmani daripada berjalan dalam iman dan mendapatkan kepastian akan hal-hal yang rohani, padahal alkitab dengan jelas mengatakan :

“Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” (Lukas 12:15)

Jadi yang terpenting adalah bagaimana kita Memaknai Materi dan  Berkat TUHAN secara jasmani ini.

Apakah berkat sebagai sarana untuk kita mengenal TUHAN dan kehendakNYA lebih lagi atau berkat sebagai tujuan utama dalam hidup kita ?

Jadilah Bijak, Harta duniawi hanyalah bagian kecil dari Berkat TUHAN, tapi Pengenalan akan TUHAN danKeintiman Pribadi denganNYA adalah harta yang sesungguhnya.

“Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.” (Filipi 3:8)

Hiduplah dalam urutan yang benar, Janganlah bekerja dengan memanfaatkan TUHAN untuk mendapatkan harta lebih lagi, Tapi bekerjalah untuk memanfaatkan harta dunia, agar kita Mengenal dan mendapatkan TUHAN serta Segala KepenuhanNYA.

Pesan saya, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33). Amin