Pesan Gembala

Shalom…

Jemaat Family Blessing yang dikasihi Tuhan dan yang saya kasihi, kita harus terus bersyukur dalam hidup ini, bersyukur atas kasih Tuhan, atas kebaikanNya, atas berkatNya, atas perlindunganNya, atas pemeliharaanNya yang nyata dalam kehidupan kita. Coba kita renungkan sebentar, siapakah kita? bukankah kita ini manusia berdosa, yang kadang masih tidak sabaran, yang kadang masih ingin membalas orang yang menyakiti kita, yang kadang lupa baca Firman Tuhan, lupa tidak berdoa, ogah-ogahan datang untuk beribadah, ogah-ogahan mengembalikan perpuluhan dsb. Sebenarnya kalau kita jujur dan menuliskan segala kelemahan kita maka akan nyata bahwa kita adalah orang yang sebenarnya tidak layak di hadapan Tuhan, benar nggak? Kita sebenarnya tidak layak untuk masuk sorga.

Nah… kalau kita sekarang boleh mengaku bahwa kita adalah anak Allah, kita adalah umat Allah, kita adalah ahli waris kerajaan Allah, kita adalah orang yang kudus, kita adalah orang yang benar maka itu semata-mata adalah kasih karunia Allah, itu hanya karena AnugerahNya saja , itu hanya karena kebaikan Tuhan terhadap kita bukan karena kebaikan kita atau kehebatan kita. Tidak ada yang manusia dapat perbuat untuk layak mendapatkan berkat Tuhan terutama berkat keselamatan. Allah adalah kudus dan tidak ada manusia yang dapat memenuhi standar kekudusan yang Allah tetapkan untuk layak masuk sorga. Jadi ? Semuanya hanya oleh AnugerahNya kita diselamatkan. Oleh karena pengorbanan Yesus di kayu salib kita yang percaya telah  diampuni dari semua dosa kita, di benarkan dan di kuduskanNya. Haleluya !

Saudara, kalau Tuhan begitu mengasihi kita dan telah mengampuni semua dosa atau semua kesalahan kita masakan kita tidak mau mengampuni orang yang telah bersalah kepada kita. Kalau Tuhan tidak mengingat-ngingat dosa kita (Ibrani 10:17) masakan kita selalu mengingat-ngingat kesalahan orang lain. Kalau Tuhan telah menerima kita apa adanya masakan kita tidak mau menerima orang lain apa adanya artinya menerima kelebihan dan kekurangannya. Kalau hubungan kita dengan Allah telah diperdamaikan oleh Yesus masakan kita tidak mau diperdamaikan hubungan kita dengan sesama kita.

Hubungan antara mertua dengan menantu harus baik, hubungan antara orang tua dengan anak harus baik, hubungan antara suami dengan istri harus baik, hubungan sesama saudara kandung harus baik, hubungan kita dengan sesama juga harus baik. Karena apa ? karena inilah perintah Tuhan Yesus : Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. (Yohanes 13:34). Haleluya!

Pesan saya, hidup kita akan maksimal kalau kita mau hidup dalam kehendak-Nya oleh karena itu kita harus mencari kehendak Tuhan dalam Firman-Nya baik kehendak secara umum maupun secara khusus tentang apa yang harus kita lakukan. Melalui perenungan Firman Tuhan dan melalui hubungi yang intim dalam hadirat-Nya maka kita kan menemukan kehendak Tuhan untuk kita lakukan. Tuhan Yesus Memberkati, Amin.