Pesan Gembala 2020

Shalom…

Jemaat GBI Family Blessing yang dikasihi Tuhan dan yang saya kasihi, karena saya berpikir ini sangat penting maka pesan gembala minggu ini sama dengan minggu lalu untuk mengingatkan kita kembali. Sudah 6 bulan pandemi Covid-19 ini kita alami dan ini sangat menyusahkan kita.  Kemana-mana kita harus pakai masker, sering cuci tangan dan harus jaga jarak bila bertemu dengan orang lain. Dampak lagi yang membuat susah adalah dari segi ekonomi dikarenakan penghasilan yang menurun tajam akibat penjualan sepi atau pemotongan gaji dari perusahaan atau yang lebih drastis lagi mengalami pemutusan hubungan kerja oleh perusahaan. Saat ini memang semua anak Tuhan mengalami ujian iman untuk terus bersabar menghadapi situasi kondisi saat ini. Inilah saatnya semua kita harus menyatakan iman kita dengan terus mengandalkan Tuhan, percaya sepenuh hati bahwa pasti Tuhan menolong kita melewati sikon saat ini dan beribadah dengan setia.  Firman Tuhan katakan “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.“(Amsal 16:32)

Dalam Yakobus 5:7-11 Tuhan menyuruh kita semua untuk bersabar dalam penderitaan.

Mengapa Kita Harus Bersabar?

1.Karena Tuhan tetap memegang kontrol  (Yakobus 5:8)

Tiga kali Yakobus mengatakan bahwa Yesus akan segera datang. Ini menunjukkan bahwa kontrol sejarah tetap dipegang oleh Tuhan. Ia pasti akan datang kembali, oleh sebab itu kita harus sabar dalam susah sukar kita di dunia ini! Tidak ada yang bisa menggagalkan kedatangan Yesus ke dua kali ke dunia ini untuk menjemput kita di awan-awan!

2.Karena Tuhan memberi upah pada mereka yang sabar/tekun (Yakobus 5:11a)

Kesabaran/ketekunan Ayub berbuah manis. Tuhan mengembalikan apa yang Ayub punya 2 kali lipat! Tapi upah bagi kesabaran atau ketekunan kita bermacam-macam, seperti: (a) Karakter kita bertumbuh. (b) Hubungan kita dengan orang lain membaik. (c) Kita menjadi lebih bahagia. (d) Tujuan hidup kita tercapai dsb

  1. Karena Tuhan bekerja secara diam-diam (Yakobus 5:11b)

Walaupun tidak kelihatan, Tuhan bekerja atas hidup kita. Dia membuat segala hal menjadi kebaikkan bagi kita. Contohnya dengan tumbuhan. Sekalipun tidak terlihat, tangan Tuhan secara perlahan tapi pasti menumbuhkan tumbuhan itu. Si petani menunggu panen, sementara tangan Tuhan secara perlahan menumbuhkan tumbuhan itu hingga siap dipanen!

Apa yang Harus Kita Lakukan Ketika Menantikan Waktu Tuhan

1.Tunggu penuh harap (Mazmur 130:5)

Seperti petani menunggu panen dengan penuh harap, begitulah seharusnya kita menunggu waktu Tuhan dinyatakan. Menunggu dengan penuh harap bukan berarti hanya diam saja. Tapi tetap melakukan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya (seperti petani tetap merawat, memupuk dan memelihara tumbuhan, ketika menantikan panen tiba). Kadang Tuhan membuat kita menungu sampai kita siap menerima berkat Tuhan yang sangat besar!

  1. Tunggu dengan penuh percaya dan mengucap syukur.

Yakobus mengingatkan kita bahwa kita cenderung mengomel, bersungut-sungut ketika kita sedang kesulitan! Oleh sebab itu ia menasehati, saat sedang menunggu waktu Tuhan dinyatakan, kita sebaiknya  tetap mengucap syukur karena percaya bahwa Tuhan pasti menolong kita.

Pesan saya, tetaplah kuat di dalam Tuhan Yesus, badai pasti berlalu. Tuhan Yesus memberkati, amin.