Pesan Gembala 12 April 2026

Shalom…

Jemaat GBI Family Blessing yang dikasihi Tuhan dan yang saya kasihi, kondisi dunia saat ini tidak baik-baik saja karena akibat perang di Timur Tengah membuat keadaan dunia semakin sulit. Harga barang-barang banyak yang naik termasuk bahan makanan. Bisnis semakin tidak mudah dan ini bisa membuat banyak orang yang dikuasai kekuatiran dalam menjalani hidup ini.

Seorang laki-laki menanam pohon di kebun, lalu ia berdoa, “TUHAN, berilah hujan, agar akar pohon ini mendapat cukup air dan tumbuh.” TUHAN menurunkan hujan yang cukup lebat.

Orang itu kuatir karena hujan tak kunjung berhenti, jadi ia memohon, “TUHAN, hentikanlah hujan ini, supaya pohonku mendapat sinar matahari.” Hujan berhenti dan matahari bersinar dengan terik, orang itu kuatir pohonnya mati kepanasan, ia berdoa, “TUHAN, turunkan hujan es, agar pohonku merasa sejuk.” TUHAN mengirimkan hujan es. Pohon itu sesaat tampak segar, tapi sorenya layu dan mati.

Dengan sedih orang itu bercerita kepada temannya dan temannya berkata, “aku juga menanam pohon, dan lihatlah pohon itu tumbuh dengan baik. Aku mempercayakan pohon itu sepenuhnya pada TUHAN.

DIA yang telah menciptakannya tentu lebih tahu apa yang diperlukan pohon daripada aku, seorang manusia. Badai, cahaya matahari, hujan, angin, atau apa pun, TUHAN tentu tahu yang terbaik bagi kebutuhan pohon itu.”‎

YESUS mengajar kita bagaimana seharusnya Berdoa; Bukan bertele-tele dan menyangka banyaknya perkataan membuat dikabulkan, melainkan Doa yang penuh penyerahan.‎

Doa yang percaya bahwa TUHAN pasti melakukan yang terbaik untuk kita, bagaimana pun caranya, itu sebabnya TUHAN menghendaki agar kita tidak mengkuatirkan segala hal, sebaliknya Mengucap Syukur apapun jawaban-NYA.

Bukankah TUHAN tahu yang Terbaik dan yang paling kita perlukan? TUHAN yang menjadikan kita, TUHAN tahu bagaimana mencukupi kebutuhan kita.

Pesan saya, “Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.” (Mazmur 55:23).

Amin, Tuhan Yesus Memberkati